BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

featured
randomposts3

Padang Rancak

PADANG RANCAK/block-1

PENDIDIKAN

PENDIDIKAN/block-2

PARIWISATA

PARIWISATA/block-2

NASIONAL

NASIONAL/block-1

EKONOMI

EKONOMI/block-3

Latest Articles

Fenomena Aneh, Tanah Bergetar Satu Kampung di Kawasan Pila Tarok Padang

Fenomena tanah bergetar terjadi di wilayah Pilla Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kota Padang. Getaran-getaran aneh di Pila Tarok tersebut terjadi sudah sejak setahun belakangan, terutama saat hujan melanda. Frekuensi getaran bervariasi dari halus hingga cukup kuat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman yang mendapat laporan dari Haluan terkait persoalan ini berencana mengutus tim dari BPBD Padang bersama pakar dari Universitas Andalas untuk mengadakan penelitian terkait fenomena getaran-getaran aneh yang terjadi di Pila Tarok.

"Memang fenomena ini sudah terjadi sejak setahun yang lalu, namun sampai sekarang kami belum tahu persis apa penyebabnya. Untuk itu, saya sudah memerintahkan kepada BPBD Padang dan mungkin juga dengan membawa beberapa orang pakar dari Unand guna meneliti fenomena ini. Insya Allah, hari Senin (21/1) sudah ada tim yang turun ke lokasi," katanya saat dihubungi Haluan, Jumat (18/1).

Ia menambahkan, setelah diketahui apa penyebabnya, barulah kemudian ditetapkan seperti apa penanganan yang tepat. Apabila diketahui bahwa fenomena tersebut dapat membahayakan masyarakat sekitar, maka pihaknya akan segera mengungsikan mereka ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu Kepala Energi Sumber Daya Alam dan Mineral (ESDM) Sumbar, Hery Martinus mengatakan pihaknya akan melakukan tinjauan ke lapangan untuk memastikan fenomena ini.  Nanti akan di cek secara data spasial dengan mengambil titik koordinatnya, setelah itu akan dikonfirmasi melalui data geologi. “Apa tipikalnya di sana, apakah posisi gerakan tanahnya melintas disitu atau bagaimana. Insya Allah akan cepat di tindak lanjuti karena di ESDM Sumbar juga mempunyai ahli geologi,” ujarnya.

Hery Martinus meminta masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut ke kantor ESDM terkait fenomena yang terjadi di daerahnya dengan menyampaikan kronologisnya.

Dari penelusuran Haluan langsung ke wilayah Pilla Tarok, sejumlah warga hingga masih meresahkan getaran tersebut. Tini (58) pemilik warung yang berada di Pilla Tarok mengatakan bahwa getaran-getaran tersebut terasa dibeberapa bagian rumahnya.

"Iya, yang bergetar mulai dari atap, kaca jendela, pintu, seng-seng. Biasanya kalau sudah sangat mengganggu, karena tidak berhenti-berhenti saya 'sampa' pakai kertas dan sebagainya," ungkap Tini.

Warga lain Rostina (59) mengungkapkan rumahnya sempat ditinjau dari BPBD Kota Padang dan RW setempat, namun tidak ada kejelasan apa penyebab getaran tersebut dan apa antisipasi yang harus dilakukan oleh warga setiap getaran tersebut terasa.

"Dulu rumah saya yang pertama kali di cek, tapi sampai disitu saja, tidak ada penyelesaiannya. Hingga kini masih terus terasa, apalagi kalau hujan lebat kuat sekali getarannya," jelas Rostina.

Meskipun getaran tersebut tidak menimbulkan kerusakan yang berarti, tapi diakuinya ada retak-retak yang disebabkan oleh getaran tersebut."Dampaknya kalau yang besar itu memang belum ada, tapi rumah ada yang retak-retak. Baiknya ada antisipasi jangan sampai dibiarkan terus, nanti Pilla Tarok ini hilang saja terbenam lagi," ucapnya seloroh.

Informasi lain diperoleh Haluan dari Azwar Sama (44) salah seorang warga di Pila Tarok yang memosting fenomena tersebut pada media sosialnya. “Sudah satu tahun belakangan kejadian tersebut terjadi, saya posting di sosmed setelah 3 bulan sejak pertama kali getaran itu terasa oleh banyak warga yang bermukim di Pila Tarok ini," ungkap alumni Teknik Sipil UNP itu.

Lebih lanjut, kata Azwar kejadian tersebut terasa saat hujan deras dan setelah adanya bendungan DAM di belakang daerah tersebut. "Dari RW sudah ada bertindak dan lapor ke BPBD Kota Padang, akan tetapi dari pihak BPBD juga RW juga belum ada memberikan klarifikasi. Dugaan awal karena adanya bendungan DAM di belakang. Soalnya getaran kuat terasa setelah adanya bendungan tersebut. Padahal logikanya, tanah disini tanah cadas berbatu dan bukan rawa yang kosong dibawahnya," papar Azwar Sami.

Ditambahkannya, meskipun fenomena getaran tersebut tidak memicu kerusakan namun fenomena tersebut membuat warga merasa waswas dan tidak nyaman. "Getarannya gerakan ke atas ke bawah. Terus menerus tanpa henti, membuat telinga dengung. Apalagi kalau hujan deras, meskipun tidak menimbulkan kerusakan, saat getarannya semakin kuat, susah tidur dibuatnya," papar Azwar.

Hingga kini, warga yang bermukim di kawasan Pilla tarok tersebut berharap agar dari pihak berwenang bisa melakukan penelitian mendalam dan menjelaskan kepada warga fenomena apa yang terjadi. Juga ada solusi yang diberikan, Karena fenomena tersebut tidak hanya dirasakan oleh satu dua orang warga saja.

(Harian Haluan)
 

Mahasiswa Malaysia Pelajari Sejarah Islam Minangkabau ke Kota Padang


Sebanyak 28 orang mahasiswa University Sains Malaysia melakukan kunjungan ke Kota Padang, Senin (21/1). Mereka akan berada di Kota Padang selama 6 hari ke depan, dengan serangkaian kegiatan dan kunjungan ke beberapa tempat di ibukota propinsi Sumatera Barat itu.

Agenda pertama mereka di ranah Minang adalah mengunjugi Masjid Agung Nurul Iman Padang. Rombongan yang dipimpin oleh Ir. Dr Abu Bakar Bin Hasan ini disambut oleh Ketua Masjid Agung Nurul Iman Mulyadi Muslim, Lc. MA bersama sekum Dr. Sudarman dan segenap pegawai.

”Untuk kegiatan di hari pertama dilakukan di Masjid Nurul Iman kegiatan diawali dengan ramah tamah, presentasi sejarah perkembangan Islam di Minangkabau oleh Dr. Sudarman dan simulasi pemakaian jilbab ala masyarakat Malaysia  Minangkabau,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi awak media terkait kunjungan dari mahasiswa negeri jiran tersebut.

Menurut Mulyadi, hubungan masyarakat Minang dengan Malaysia sangat kuat sejak dulunya hingga sekarang karena adanya kesamaan adat dan budaya.

“Bahkan jauh sebelum Indonesia dan Malaysia menjadi negara tersendiri kita sudah bernaung dalam suatu himpunan nusantara. Tetapi yang lebih menguatkan ikatan itu semua adalah kesamaan akidah atau ikatan agama. Karena kita sesama muslim maka kita bersaudara,” paparnya.

Dalam sambutannya Mulyadi Muslim atas nama pengurus masjid juga menyampaikan ucapan selamat datang di Ranah Minang untuk para tamu tersebut.

“Semoga betah dan berkesan dengan keindahan kota dan keramahan masyarakatnya,” harapnya.

Sumber : SIPP FM

Terpeleset, Minibus Hanyut di Banda Kali Padang, Satu Penumpang Hilang

Satu unit mobil jenis  minibus hanyut di Sungai Banda Kali Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang pada Minggu 20 Januari 2019 sekitar pukul 22.50 WIB.

Peristiwa ini terjadi ketika pengendara mobil yang diketahui bernama Warsan (38) hendak memakirkan mobilnya di pinggiran sungai.

Saat itu, ia mengatakan, posisi parkir mobil terlalu dekat dengan bibir sungai sehingga terbawa arus yang cukup deras akibat hujan yang mengguyur Kota Padang sejak sore.

"Saat parkir, ternyata terlalu ke pinggir dan mobil langsung terperosok ke dalam sungai," katanya pada KLIKPOSITIF.

Peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya hendak mengantarkan rekan kerjanya pulang. Namun ketika mobil terseret arus, rekan kerjanya tersebut tidak bisa menyelamatkan diri.

Sedangkan Warsan, telah lebih dulu keluar dari mobil sebelum akhirnya hanyut.

"Tadi ada karyawan saya di dalam atas nama Hilda (24) belum sempat keluar dari dalam mobil," ungkap dia.

"Hilda sempat ingin menyelamatkan diri, namun saat dia mau keluar, mobil langsung terbalik dan saya tidak bisa lagi membantunya karena saya juga tidak terlalu pandai berenang," imbuh Warsan.

Kejadian ini lantas direspon oleh petugas BPBD Kota Padang dan langsung melakukan pencarian, hingga berita ini diturunkan, mobil dan satu penumpang di dalamnya belum ditemukan.

(Klik Positif)

Kini WhatsApp Berhasil Kalahkan Popularitas Facebook

Popularitas WhatsApp kini telah melampaui Facebook, kenapa bisa demikian? Ini karena pengguna aktif WhatsApp per bulan lebih banyak dibandingkan Facebook. Menurut laporan dari Venturebeat, kini WhatsApp telah mengalahkan popularitas Facebook. Padahal Facebook sendiri adalah induk dari WhatsApp.

Disebutkan kalau per September 2018 kemarin, pengguna aktif bulanan WhatsApp di platform Android serta iOS sudah melampui pengguna bulanan media sosial buatan Mark Zuckerberg ini. Hal ini diungkap oleh perusahaan riset App Annie dalam laporan tahunannya, State of Mobile.

Sayang App Annie tak membeberkan berapa angka pasti jumlah pengguna aktif per bulan WhatsApp dan Facebook. Perusahaan itu hanya mengatakan bahwa sejak September lalu, WhatsApp tak lagi terkejar oleh Facebook. Pada 2018 sendiri, Facebook adalah aplikasi dengan jumlah pengguna aktif terbesar di dunia.

Tetapi di beberapa negara termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, India, Inggris, Turki, Spanyol, Rusia, Belanda, Meksiko, dan Brasil Facebook tertinggal dari WhatsApp. Menariknya di Amerika Serikat, Facebook dan aplikasi pesan Messenger bahkan tak masuk dalam daftar 10 aplikasi paling populer.

Facebook sendiri dalam beberapa waktu terakhir - terutama sejak aplikasinya dituding dan terbukti menjadi alat untuk menyebarkan hoaks, serta diketahui mengumbar data pribadi pengguna ke pihak lain sudah tak lagi mengumbar jumlah penggunanya. CEO Facebook, Zuckerberg hanya mengungkap angka total pengguna tiga layanannya yakni Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Messenger.

"Kini ada lebih dari 2,6 miliar orang menggunakan Facebook, WhatsApp, Instagram, atau Messenger setiap bulan, naik dari sekitar 2,5 miliar di kuartal lalu. Kini rata-rata ada lebih dari 2 miliar orang menggunakan salah satu layanan kami setiap harinya," terang Mark Zuckerberg.

(Klik Positif)

Soal Debat Tadi Malam, Ini Curhatan Prabowo

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku sempat tegang dalam debat capres yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) malam. Namun dirinya berhasil melaluinya dengan baik.

"Aku tadi tegang juga, namun tadi lumayan baik," kata Prabowo usai debat capres-cawapres di Hotel Bidakara.

Menurut dia, suasana debat tersebut secara keseluruhan cukup baik dan penggunaan sistem debat sudah baik. Namun, Prabowo enggan mengomentari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Capres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi dalam debat tersebut.

"Ya lumayan (pertanyaan Jokowi). Kalian tahu lah," ujarnya seperti dilansir Antara.

KPU RI menyelenggarakan debat capres-cawapres perdana dengan mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis malam.

Salah satu poin gagasan Prabowo Subianto yang diungkapkan dalam debat tersebut adalah cara meminimalkan korupsi di kalangan pejabat dengan menaikkan gaji kepala daerah.

Prabowo mengatakan, perlu ada terobosan dengan menaikkan gaji kepala daerah, pejabat daerah dan pejabat negara; untuk meminimalkan perilaku korupsi.

"Jadi saya kira seorang kepala pemerintah, eksekutif, kalau benar-benar niat memperbaiki itu, kita harus segera berani melakukan terobosan-terobosan supaya penghasilan pejabat publik itu sangat besar," kata Prabowo menanggapi pertanyan debat capres di Hotel Bidakara Jakarta.

Prabowo juga mengatakan perlu ada langkah konkret dan praktis untuk menghindarkan perilaku koruptif di kalangan pejabat daerah. Dia menyoroti gaji kepala daerah yang kecil itu dapat memicu gubernur, bupati dan wali kota untuk korupsi. (*)

Sumber: Suara.com

Pembina BPN Pessel: Prabowo Sandi akan unggul di Debat malam ini

Pesisir Selatan (17/1) Jelang Debat Capres malam ini yang akan ditayangkan beberapa TV nasional, Timses masing-masing calon dari tingkat nasional sampai daerah sibuk untuk mempersiapkan dukungan terutama di Dunia maya. Tim BPN Prabowo Sandi bahkan mengadakan kegiatan Nobar di beberapa titik.

Salah satu Pembina BPN Prabowo Sandi Kabupaten Pesisir Selatan, Hamdanus menyampaikan optimismenya untuk keunggulan Capres Cawapres Prabowo Sandi dalam debat malam ini. Menurutnya, Prabowo Sandi memiliki Komitmen kuat dalam menjaga Martabat Kemanusiaan.

"Tema Debat malam ini tentang Hukum, HAM, dan Terorisme. Sebagai mantan tentara, Pak Prabowo pasti unggul dalam langkah penegakan Hukum yang tegas dan terorisme. Untuk masalah HAM, isu yang lama dihembuskan Pak Prabowo terlibat kasus HAM, tapi terbukti sampai sekarang kabar itu hanya isu politik untuk menjatuhkan Pak Prabowo. Di persidangan manapun, Pak Prabowo tidak pernah terbukti terlibat masalah HAM. Bahkan kita lihat sendiri, Pak Prabowo aktif dalam mengadvokasi HAM baik bagi masyarakat Indonesia, WNI di luar negeri, dan Isu HAM Internasional," ujar Politisi PKS ini.

Hamdanus menyebutkan, di internal Partainya mendukung penuh untuk pemenangan Prabowo Sandi, termasuk menghimbau kader untuk menyaksikan Debat malam ini.

"Dengan menyaksikan debat, kader PKS akan memahami bagaimana Prabowo Sandi akan menyelesaikan masalah Hukum, HAM, dan terorisme di Indonesia. Ini jadi bahan bagi kami untuk sosialisasi di masyarakat," terang Hamdanus.

Alumni S2 UI ini juga menyinggung aspek lemahnya Ekonomi dan stabilitas Keamanan Nasional sebagai dua hal yang memicu masalah terorisme. Hal ini menjadi kekuatan dari pasangan Prabowo Sandi yang memiliki latar belakang Militer dan Pengusaha sukses.

"Pak Prabowo itu kan karir Militernya sukses, banyak berjasa untuk negara. Bang Sandi juga anak muda, bisnismen, dan socio entrepreneur yang telah menyelesaikan masalah banyak perusahan dan menumbuhkan wirausaha muda di Indonesia. Insya Allah Indonesia Menang, kita akan wujudkan Negara yang Adil dan Makmur," tutup Caleg PKS nomor urut 2 untuk DPRD Provinsi sumbar ini.

(apuk)

Wajarlah Adipura Untuk Kota Padang


Lagi dan lagi kota Padang kembali meraih piala Adipura di tahun 2019. Padang menjadi satu satunya kota di pulau Sumatera yang meraih Adipura untuk kategori kota besar. Setelah tahun kemarin, tahun ini kembali Kota Padang dipercaya untuk memegang gelar kota terbersih.

Penghargaan tersebut menunjukkan bagusnya komitmen warga kota Padang dalam menjaga kebersihan. Hal tersebut juga tak terlepas dari peran walikota padang Mahyeldi. Sosok yang selalu memberikan seluruh kemampuan untuk kemajuan kota Padang.

Walikota Padang, Mahyeldi yang mempunyai tagline “Memimpin Adalah Melayani” bukan hanya sekedar kata kata belaka. Terlihat di suatu momen saat itu beliau sedang joging di pantai Padang. Beliau langsung turun tangan membersihkan area sekitar pantai.

Dalam bukunya yang berjudul "Memimpin adalah Melayani", politisi PKS ini menyebutkan “Kota Padang harus segera berbenah dan berjalan kencang. Kesempatan kadang hanya ada sekali. Ketika suatu kesempatan tidak bisa diraih, bisa jadi kesempatan yang kedua atau ketiga tidak ada sama sekali. Oleh karena itu selagi ada kesempatan untuk berbuat sesuatu yang terbaik untuk masyarakat kota Padang maka lakukanlah perbuatan tersebut. Masyarakat kota Padang butuh perhatian lebih dari para pemimpinnya”

Ini adalah bukti jika Mahyeldi tak hanya banyak berkata kata namun ia juga memberi contoh langsung kepada warganya. Mahyeldi mengajarkan kita bahwa menjadi pemimpin tak perlu sungkan untuk melakukan suatu kebaikan dengan tangannya sendiri. Sikap mahyeldi tersebut juga mengingatkan kita pada Khalifah Umar Bin Khattab.(d)

Jubir BPN: Prabowo berpandangan Indonesia masa depan

Jakarta (16/1) Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Handi Risza menyebutkan Prabowo sebagai pemimpin yang visioner. Baginya, Prabowo memandang Indonesia Masa Depan.

"Bagi Pak Prabowo, melihat masalah kepemimpinan ini jauh ke depan. Bukan sekedar untuk memimpin Indonesia 2019 sampai 2024, dia mempersiapkan kepemimpinan Indonesia ke depan," ujar Politikus PKS ini.

Menurut Handi, Pilpres 2019 adalah episode terakhir bagi tokoh pimpinan nasional yang muncul pasca reformasi 1998. Tokoh nasional yang muncul pasca reformasi akan berusia di atas 60 tahun pasca pilpres. Untuk 2024, akan banyak muncul nama-nama baru yang belum pernah ikut kompetisi Pilpres sejak Pilpres langsung pertama kali tahun 2004.

"Di sini letak jelinya Pak Prabowo, dia ingin memastikan keberlanjutan kepemimpinan Nasional. Kepemimpinannya hingga 2024, insya Allah, akan dilanjutkan oleh tokoh muda seperti Sandiaga Uno. Bang Sandi akan menjadi tokoh baru yang kuat dalam pilpres 2024. Dan pembangunan masa Prabowo Sandi akan terus berlanjut nantinya," terang Doktor Bidang Ekonomi ini.

Menurut Handi, Prabowo memang dikenal perhatian dengan anak-anak muda yang bertalenta. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya Kaum Muda yang mengisi posisi strategis di Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi hingga tingga daerah. Kaum Muda ini diberi ruang untuk tampil ke publik, mereka berasal dari lintas partai, bahkan ada pula yang tidak terlibat dalam kepartaian.

"Kita lihat saja nanti, di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, akan banyak anak-anak muda mendapat ruang berkarya. Anak-anak muda inilah yang akan membawa Indonesia Menang, menuju Negara yang Adil dan Makmur," tutup Caleg PKS dapil Sumatera Barat 1 ini.

(apuk)