BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

featured
randomposts3

Padang Rancak

PADANG RANCAK/block-1

PENDIDIKAN

PENDIDIKAN/block-2

PARIWISATA

PARIWISATA/block-2

NASIONAL

NASIONAL/block-1

EKONOMI

EKONOMI/block-3

Latest Articles

Hati - Hati Investasi Bodong, OJK Bocorkan Ciri - Cirinya

Investasi bоdоng уаng mеnjаnjіkаn keuntungan berlimpah masih membuat ѕеbаgіаn оrаng tеrgоdа, meski terlihat tіdаk mаѕuk аkаl. Oleh karenanya, сіrі-сіrі investasi yang bеrроtеnѕі menipu hаruѕ dіwаѕраdаі.

Kеtuа Umum Sаtuаn Tugas (Satgas) Wаѕраdа Invеѕtаѕі Ilegal, Tоngаm Lumbаn Tоbіng, menyatakan ada bаnуаk ciri-ciri іnvеѕtаѕі bоdоng, ѕаlаh ѕаtunуа menjanjikan untung уаng сераt dan bеѕаr.

"Menjanjikan untung cepat dаn bеѕаr. Mіѕаlnуа investasi forex еmаѕ 7 hаrі dараt untung 30 persen, mana аdа investasi yang begitu," ujar Tongam di Jakarta, kеmаrіn.

Sеlаіn іtu, investasi аbаl-аbаl bіаѕаnуа akan menyuruh kоrbаnnуа untuk mеnсаrі аnggоtа lаіn ѕuрауа dapat bonus, аtаu уаng dіkеnаl dengan MLM (Multi Lеvеl Mаrkеtіng). Dari 47 іnvеѕtаѕі ilegal уаng dіtutuр Sаtgаѕ, sebagian bеѕаr dі аntаrаnуа berskema MLM.

Sеmеntаrа, ciri lаіnnуа adalah lеgаlіtаѕ lеmbаgа tіdаk jеlаѕ dаn investasi сеndеrung mеmаnfааtkаn tokoh рublіk untuk menarik реrhаtіаn.

"Mеrеkа (pelaku іnvеѕtаѕі bodong) mеmаnfааtkаn tokoh agama, tоkоh mаѕуаrаkаt ѕuрауа оrаng-оrаng реrсауа dаn bеrіnvеѕtаѕі di ѕаnа," ujаrnуа. 

Sumber : Liputan6

49 Siswa MAN 4 Agam Lulus Kampus Negeri Jalur Undangan



Agam, BABARITO - Disaat sedang sibuk-sibuknya menyelenggarakan UNBK, kabar menggembirakan datang dari sekolah yang terletak di tepian Danau Maninjau ini. MAN 4 Agam pada tahun ini berhasil mengantarkan siswa/i nya lulus masuk universitas negeri jalur undangan.

Total sebanyak 49 orang dinyatakan lulus di kampus negeri melalui jalur SNMPTN dan SPAN-PTKIN.  Empat orang dinyatakan lulus di Universitas Negeri Padang (UNP) dan 45 orang lainnya lulus di kampus PTKIN seperti UIN SGD Bandung, UIN Sunan Ampel Surabaya,  UIN Raden Fatah Palembang,  UIN Imam Bonjol Padang,  IAIN Bukittinggi dan IAIN Batusangkar.

Firdaus,  Wakil Kepala Bidang Kesiswaan menyampaikan kegembiraannya atas hasil yang diperoleh. "Tentu saja kami sangat senang dengan hasil yang diperoleh anak-anak kami yang menamatkan sekolah ini. Semoga saja jumlah yang 49 orang ini akan terus bertambah seiring dengan dibukanya jalur masuk perguruan tinggi yang lain" tutur Guru Akidah Akhlaq ini.

"Dengan Akreditasi sekolah yang nilai A tentu saja menjadi peluang yang besar bagi siswa/i MAN 4 Agam diterimanya pada kampus negeri. Meskipun demikian,  kami cukup mensyukuri atas hasil ini. Hal ini membuktikan bahwa perjuangan kami dalam beberapa tahun ini dalam meningkatkan SDM sekolah membuahkan hasil." lanjut pria yang akrab disapa Pak Kali ini.

Siswa MAN 4 Agam yang akan menamatkan sekolah tahun ini berjumlah 111 orang. Terdiri dari tiga jurusan,  Matematika dan Ilmu Alam (MIA),  Ilmu Ilmu Sosial (IIS)  dan Program Keagamaan (PK).

Catatan Kampanye 02, Sederhananya Keluarga Walikota Padang


Padang, BABARITO - Hegemoni Kampanye Akbar Capres 02 Prabowo Subianto memang sudah diperkirakan publik sebelumnya. Hal ini wajar mengingat pada Pemilu 2014 Prabowo mendapatkan kemenangan mutlak di Sumatera Barat dengan perolehan hampir mencapai 80% suara. Hampir 5 tahun berlalu, nama Prabowo tetap harum di Ranah Minang. Ramainya sambutan dari Bandara Internasional Minangkabau sampai ke lokasi Kampanye di Danau Cimpago adalah hal yang wajar.

Terlepas dari gegap gempita Kampanye Akbar Prabowo, ada satu sosok yang menjadi perhatian publik. Adalah Walikota Padang, Mahyeldi, yang baru saja memastikan kembali melanjutkan kepemimpinannya di Padang sampai 2024 lewat kemenangan cukup telak di pilwako akhir 2018 lalu. Izin cuti yang diajukannya menjadi topik netizen hingga media nansional.

Mahyeldi yang merupakan Ketua MPW PKS Sumbar, memang mempersiapkan diri mewakili Partai untuk berorasi menunjukkan dukungan penuh PKS terhadap Prabowo di Sumatera Barat.

Ada fenomena menarik dari Mahyeldi, bukan sosoknya yang mulai dikenal di media nasional, melainkan sosok keluarganya yang bersahaja.

Di saat Mahyeldi sedang berada di atas Panggung Utama Kampanye Prabowo Sandi. Terlihat di belakang keramaian massa, ada istri dan anaknya yang bertugas sebagai Tim Relawan Kebersihan Kampanye Prabowo.

Hal ini tentu saja menarik perhatian netizen yang mengenali keluarga Mahyeldi. Tidak sedikit netizen yang mendokumentasikan anak lelaki Mahyeldi, Taufiqurrahman, sedang memungut sampah dan berkeliling dengan karung menjadi tong sampah keliling.

Beragam komentarpun hadir ketika masyarakat mengetahui pemuda pemungut sampah itu merupakan anak dari Walikota Padang.

Hendry, salah satu netizen, mengomentari sosok Taufiq yang sederhana tak terlepas dari didikan Mahyeldi dan Harneli.

Mahyeldi di laman facebooknya juga mengunggah foto yang didapatkan dari netizen, sembari menyapa pengikutnya di laman facebook.

"Saat saya masih sibuk melayani permintaan selfie di dekat panggung bersama warga, ada anak muda di barisan belakang sedang sibuk sendiri. Warga Kota Padang ada yang kenal? Kalau Warga Kecamatan Kota Tangah tahu anak muda ini?", tulis Mahyeldi sembari menundang respon Warga.

(*)

Mahyeldi dan Warga Berbaur Hadiri Kampanye Prabowo


Hari ini, puluhan ribu masyarakat Kota Padang tumpah ruah hadiri kampanye Akbar Calon Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (02) di Danau Cimpago pinggir pantai Kota Padang Selasa (02/04).

Kedatangan Capres Prabowo dengan nomor urut 2 ini disambut antusias masyarakat Kota Padang yang menginginkan perobahan untuk Indonesia kearah yang lebih baik.

Seperti setiap kampanye lainnya, kehadiran puluhan bahkan ratusan ribu masyarakat yang bejubel merupakan hal yang biasa. Akan tetapi, kehadiran Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah yang sengaja mengambil cuti untuk mensukseskan calon presiden nomor urut 02 ini mendapat apresiasi dan perhatian khusus dari masyarakat.

Mereka menilai, sikap yang diambil Mahyeldi Ansharullah selaku Walikota cukup berani dan tidak takut terhadap adanya tekanan atau intervensi politik atas jabatannya.

Selaku masyarakat Kota Padang, kami bangga dan mengapresiasi sikap yang diambil oleh Walikota Padang ini. Terlepas siapakah rezim yang memimpin atau siapapun yang maju menjadi calon presiden, namun sikap dan figur yang tidak manut atau mau tunduk saja, merupakan cerminan seorang pemimpin besar.

Ini disampaikan Zainal Amran salah seorang pemuka masyarakat Kelurahan Batang Arau saat dimintai tanggapannya, terkait kehadiran Walikota Padang pada Kampanye akbar calon presiden Prabowo Subinto, beberapa saat lalu dilapangan.

Ternyata, tidak salah selama ini masyarakat mempercayakan kepemimpinan beliau (Mahyeldi-red) untuk menahkodai Kota Padang untuk kedua kalinya pada lima tahun mendatang.

Selain itu, tidak lupa kita mengingatkan, penghargaan yang telah diraih Mahyeldi sebagai "Walikota Terpopuler di Media Massa" dan selalu memperhatikan kesejahteraan perusahaan media dan wartawan memang pantas disandangnya.

Hal senada juga disampaikan Panglima Laskar Macan Asia DPD Provinsi Riau Hendrik Sikumbang atau yang akrab disapa Hen Pakan. Sebagai masyarakat yang juga tinggal di Kota Padang, Ia sangat bangga dan takjub atas keberanian sikap yang diambil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menghadiri dan mensukseskan Kapanye akbar pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiago Uno di Kota Padang.

Menurutnya, sikap yang diambil Mahyeldi yang tidak takut terhadap intervensi pemerintah pusat harus menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya. Apalagi untuk persaingan pada Pemilu 2019 ini, yang menjadi kompetiter Capres Prabowo dan Sandi adalah rezim yang berkuasa.

Ia berharap, mudah-mudahan sikap dan kepribadian Mahyeldi ini sebagai Walikota dapat dijadikan contoh bagi pemimpin daerah lainnya.*

Ar Risalah Resmi Terdaftar di BWI


Yayasan Arrisalah resmi terdaftar di BWI untuk penerimaan wakaf uang. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya surat tanda terbukti pendaftaran oleh badan wakaf indonesia pusat dengan nomor 3300205.

Dengan diterbitkannya surat tersebut, maka masyarakat  bisa berwakaf untuk pengembangan arrisalah kedepan dengan uang tanpa dibatasi jumlah minimalnya.

Menurut Direktur Badan Pengelola Wakaf Ar Risalah, Mulyadi Muslim, berapapun uang yang diwakafkan akan diakumulasikan sampai jumlah tertentu di lembaga keuangan syariah dalam bentuk deposito atau saham.

"Keuntungan dari deposito atau saham inilah yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan pengembangan yayasan kedepannya," ujar Mantan Kepala MA Ar Risalah ini.

Dilanjutkannya, Badan Pengelola Wakaf Ar Risalah dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi secara maksimal kepada masyarakat sumatera barat secara khusus dan umat islam umumnya.

"Agenda yayasan arrisalah dalam visinya 2030 sangat jelas, yaitu menjadi pusat pendidikan islam terbesar di Sumatera. Maka dengan visi tersebut diperlukan dukungan penuh dari umat lewat wakaf berupa uang," tutup Pria yang aktif di Masyarakat Ekonomi Syariah Sumatera Barat ini.
(v//b)

UNICEF: Dalam Setahun 40 Anak Terbunuh dan 3000 Anak Dirawat di Gaza

(pict: suara palestina)

United Nations International Children's Emergency Fund(UNICEF) mendata sebanyak 40 anak-anak tewas dalam demonstrasi yang terus terjadi di sepanjang perbatasan jalur Gaza dan Israel selama setahun terakhir. UNICEF pun mendesak adanya deeskalasi di jalur Gaza.

“Sekitar 40 anak-anak terbunuh dan hampir 3.000 lainnya dirawat di rumah sakit karena cedera, banyak juga yang mengalami cacat seumur hidup,” kata Direktur UNICEF untuk Timur Tengah, Geert Cappelaere.

Cappelaere mengatakan UNICEF begitu geram dengan tingginya jumlah anak-anak yang terbunuh dan terluka akibat konflik bersenjata yang kembali berkecamuk di perbatasan sejak protes berlangsung pada 2018. Ia pun meminta kedua belah pihak agar memastikan anak-anak tak menjadi sasaran.

“Mengeksploitasi anak-anak atau memasukkan mereka ke dalam kekerasan adalah pelanggaran  terhadap hak-hak anak,” katanya. Pernyataan UNICEF itu disampaikan menyusul gejolak hebat yang terjadi kembali pekan ini di jalur Gaza. (Killua)

sumber: Republika

Madrasah Bantuan Warga Padang Untuk Lombok Diresmikan


Delapan bulan sudah ratusan pelajar Yayasan Pendidikan Syamsul Huda Lombok Utara belajar di bawah tenda pengungsian. Kini para pelajar tersebut dapat kembali belajar dengan nyaman seperti sediakala.

Madrasah mereka yang hancur akibat gempa pada Agustus 2018 lalu telah selesai dibangun kembali.  Hal ini merupakan  bantuan dari warga Kota Padang, Sumatera Barat. Selasa (26/03/2019), Madrasah Syamsul Huda tersebut diresmikan secara bersama oleh Gubernur NTB, Wali Kota Padang dan Bupati Lombok Utara.

Hasan selaku ketua Yayasan mengatakan, Madrasah Syamsul Huda memiliki siswa MI sebanyak 104 orang, MTs 46 orang dan PAUD 52 orang. Hasan mewakili warga Lombok Utara mengucapkan banyak terimakasih kepada warga kota Padang.

"Siswa dan wali murid sangat senang sekali dengan bangunan sekolah yang baru ini. Ada enam ruang kelas, satu aula dan  satu mushalla. Sekali lagi, kami warga Lekok mengucapkan terimakasih pada warga Kota Padang", ucap Hasan saat sambutan peresmian Madrasah baru.
Sementara itu, Gubernur NTB yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan, Wisma Ningsih mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kepedulian warga Kota Padang  terhadap warga NTB yang tertimpa bencana gempa.

Hal senada juga disampaikan Bupati Lombok Utara yang diwakili Sekretaris Daerah Suhardi. Ia mengatakan, kepedulian antar sesama merupakan cikal bakal dari persatuan bangsa dan negara.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mengucapkan terimakasih atas bantuan warga Kota Padang, Pemerintah Kota Padang dan Baznas Kota Padang. Sehingga anak-anak kami bisa lebih nyaman lagi dalam menuntut ilmu", ujar Suhardi.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi mengatakan, bantuan dari warga Kota Padang merupakan bentuk kepedulian antar sesama untuk merajut ukhwah islamiyah.

"Kita juga pernah dilanda bencana dan banyak bantuan yang kita terima", ungkap Mahyeldi.

Lebih lanjut dijelaskan, dipilihnya pembangunan sekolah sebagai peruntukan bantuan karena pendidikan merupakan awal dari semua hal. Walaupun pendidikan bukan segalanya.

"Disamping itu, pada tahun 2035 kita akan menghadapi bonus demografi. Dimana 70 persen jumpah penduduk Indonesia akan diisi oleh generasi muda", tutur Mahyeldi.

Untuk itu, Mahyeldi menegaskan peran madrasah sangat menentukan dalam menciptaan generasi muda calon pemimpin bangsa. "Menghadirkan generasi muda yang bertalenta dengan wawasan dan keilmuan yang mempuni butuh keseriusan semua dalam dunia pendidikan", tambah Mahyeldi yang didampingi Baznas Kota Padang dan beberapa pimpinan OPD Pemko Padang.

(ulil/venny)
Sumber : Humas Pemko Padang

BPW Ar-Risalah bakal Terima Wakaf Uang, Pengurus Presentasi ke BWI Pusat




Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar-Risalah Padang, H Mulyadi Muslim didampingi Sekretaris Yayasan Wakaf Ar Risalah H Firman Bahar dan beberapa Alumni Ar Risalah ingin menyegerakan legalisasi pengumpulan wakaf. Rabu (20/3) mereka secara bersama berada di Jakarta untuk menyelesaikan persolan itu.

Mulyadi Muslim menyebutkan, mereka mempresenteasikan sejarah yayasan dan latar belakang pendaftaran BPW Ar Risalah kepada pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Gedung Baitul Quran Taman Mini Indonesia Indah. Perwakilan Ar Risalah ditemui Ketua Bidang Pemberdayaan dan Nazhir Wakaf BWI Hendri Tanjung dan Ahmad Nizar (Sekretariat).

”Ar-Risalah Padang sejak dari awal berdiri mengukuhkan diri sebagai lembaga wakaf. Di usia yang ke-15 tahun telah mengelola aset wakaf dalam bentuk tanah dan gedung yang cukup besar. Juga sudah melahirkan alumni yang tersebar di perguruan tinggi favorit dalam dan luar negri,” sebut Mulyadi yang juga Sekretaris MUI Kota Padang.

Menurutnya, selama ini wakaf yang diterima oleh Ar Risalah adalah dalam bentuk tanah atau barang. Saat ini, terbuka kesempatan untuk menerima wakaf uang. Penggalangan dana dalam bentuk wakaf uang nantinya ditargetkan untuk pembangunan gedung Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Ar Risalah, asrama dan beasiswa tahfidz untuk siswa berprestasi

“Kami datang ke Jakarta untuk tujan wakaf uang ini. Pendaftaran BPW Ar Risalah Padang ke BWI pusat dalam rangka memenuhi persyaratan Undang Undang 41 Tahun 2004 tetang Wakaf. Juga sebagai bentuk profesionalisme lembaga dalam mengumpulkan wakaf ke depannya,” sebut ketua Pengurus Masjid Agung Nurul Iaman Padang ini.

Seperti diketahui, sesuai UU Wakaf, uang yang dapat diwakafkan adalah berupa mata uang rupiah. Jika uang yang akan diwakafkan masih dalam bentuk mata uang asing, maka harus dikonversi terlebih dahulu ke dalam rupiah. (PP No. 42/2006, pasal 22 ayat 1, 2).

Sementara BWI pusat menargetkan rapat pleno dalam waktu dua minggu ke depan untuk membahas dan menindaklanjuti permohonan dari BPW Ar Risalah Padang.

“Pendaftaran telah kami terima dan akan ditindaklanjuti,” kata Hendri Tanjung. (r)

Sumber : POS METRO