BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Guru, Penentu Masa Depan Peradaban


Oleh: Mulyadi Muslim, MA

Menjadi guru tidaklah mudah. Ia dituntut menjadi teladan bagi murid yang diajarkannya.

Semua gerak geriknya digugu (dicontoh) oleh muridnya. Muird-murid tidak hanya sekadar mendegar ceramah gurunya di dalam kelas. Tetapi, mereka akan meperhatikan gaya bicara, berjalan, bergaul, dan prilaku gurunya yang tanpa disadari mereka tiru tanpa melihat sisi positif atau negatifnya.

Dalam pepatah yang sering kita, diungkapkan jika guru kencing berdiri, anak akan kencing berlari. Ungkapan ini mengandung multi makna, di antaranya secara implisit kencing berdiri dari sudut pandang etika (ketimuran) tidak baik walaupun secara fikih jadi bahan kajian karena hampir di semua tempat umum yang ada MCK-nya di fasilitasi tempat untuk kencing berdiri (terutama mck laki-laki).

Makna eksplisitnya, perliaku yang bersifat negatif dari guru bisa menurun kepada anaknya. Bahkan, terkadang prilaku negatif murid melebihi prilaku negatif guru. Dalam konteks ini, maka lemah dan buruknya prilaku anak adalah cerminan dari lemah dan buruknya prilaku guru, dan guru yang dimaksud bukan guru di sekolah semata, tetapi termasuk orang tua.

Dengan demikian, guru punya peluang besar dalam menentukan baik buruknya peradaban masa depan dengan modal utama keteladanan. Kecerdasan semata tidak cukup untuk merubah prilaku anak didik, tetapi haruslah disertai dengan keteladanan.
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID