BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Hijrah Tak Hanya Berpindah

Oleh: Mulyadi Muslim, MA

Secara harfiah, hijrah adalah berpindah dari satu tempat ketempat yang lain. Adapun hijrah secara maknawi adalah berpindahnya seseorang dari suatu tempat atau kondisi yang tidak kondusif menuju tempat yang aman dan kondusif untuk melakukan perubahan dan kebajikan.

Makna hijrah ini dapat kita lihat dalam kisah seseorang yang telah membunuh sembilan puluh sembilan kali. Ketika ia ingin bertobat, ia tidak mendapatkan solusi dari ahli ibadah. Ia lantas menggenapkan kemaksiatannya dengan membunuh ahli ibadah dimaksud. Barulah setelah ia bertemu dengan ahli ilmu dan menyampaikan maksudnya, ahli ilmu itu mensyaratkan taubatnya dengan hijrah, yaitu pindah dari tempat yang tidak kondusif menuju daerah yang memungkinkannya untuk menjaga taubatnya serta maksimal melakukan kebajikan.

Pada periode Nabi Muhamad, hijrah pada awalnya dilakukan sahabat ke Thaif. Setelah itu, Rasul dan diikuti para sahabat melakukan hijrah ke Madinah. Dilakukannya hijrah adalah dalam rangka menebarkan dakwah ditempat yang lebih kondusif, bukan sebagai bentuk  pengecut, pecundang dan melarikan diri. Tetapi semata mata perintah dan skenario Allah yang dilakukan secara baik dengan strategi dan perencanaan matang.

Tetapi, setelah peristiwa hijrah secara fisik ke Madinah, Nabi Muhammad pada satu waktu mengatakan tidak ada lagi hijrah (secara fisik) yang ada adalah niat dan jihad. Harus bertahan membela dan menegakkan kebenaran walaupun harus berujung dengan kematian dan tertumpahnya darah

Inilah makna yang bisa kita ambil dan pahami dari perjuangan saudara kita di belahan Bumi islam seperti Palestina, Suriah, dan Rohingya.
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID