BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Membangun Bangsa Tak Bisa Pakai Ilmu "Kirologi"


Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menyebut, membangun bangsa harus dengan data. Sebab dengan data, akan dapat mengetahui apapun yang ingin diketahui.

"Membangun bangsa dengan data, bukan dengan ilmu 'kirologi'," ujar Walikota Padang saat membuka Rapat Kerja BPS dalam rangka penjaminan kualitas (PK) SE2016-Lanjutan Hasil Pendataan UMK dan UMB Tahun 2017 bersama jajaran Asisten I dan seluruh camat di lingkup Pemerintah Kota Padang, Senin (25/9).

Ilmu "kirologi" yang disebut Walikota Padang yakni ilmu kira-kira. Hanya perkiraan belaka. Sehingga hasilnya tidak tepat.

"Kita harus bicara dengan data. Untuk membangun bangsa ini dengan data," tambah Mahyeldi di depan seluruh undangan yang hadir di salah satu hotel berbintang di Padang.

Walikota mengatakan, data sangat diperlukan. Dengan data akan diketahui segala sesuatunya.

"Sebab itu kita sangat setuju dengan motto BPS, yakni 'Kerja Bersama dengan Data'," terangnya.

Disebutkan Walikota, Rakor yang diadakan BPS Kota Padang tersebut sangat penting dihadiri oleh seluruh camat. Sehingga nantinya data yang dikumpulkan dapat maksimal.

Apalagi berdasarkan informasi yang didapat, cukup banyak perusahaan yang belum memberikan data yang diharapkan.

"Karena itu butuh peranan dan dukungan camat dalam pendataan ini," jelas Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Padang, Rizal mengatakan bahwa Rakor ini pertama kali diadakan di Sumatera Barat. Padang satu-satunya daerah yang menggelar kegiatan ini.

"Mudah-mudahan setelah Rakor ini kendala yang masih ada akan teratasi," tukuknya.(Charlie)

Berita: Humas Padang
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID