BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Usai Subuh, Walikota Masuk Pasar


Salat subuh baru saja usai. Udara masih dingin. Perlahan, Masjid Agung Nurul Iman mulai ditinggalkan jemaah.

Begitu halnya dengan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo. Setelah semua jemaah pulang, Walikota bergegas menaiki kendaraan dinasnya. Jumat (8/9) pagi itu, Mahyeldi nampak segar mengenakan baju koko putih dipadu kain sarung berwarna cokelat tua.

Belum jauh mobil dinasnya berjalan, tiba-tiba Mahyeldi minta berhenti di depan Balaikota lama. Matanya tertuju ke Pasar Raya. Waktu itu pasar belum begitu ramai.

Begitu turun dari mobilnya, Mahyeldi menyusuri jalan Sandang Pangan. Melihat langsung kondisi pasar.

Meski hanya mengenakan sandal, Walikota merancah becek dan lumpur. Tak peduli kakinya kotor.

Cukup banyak yang ditemui Mahyeldi saat masuk pasar pagi itu. Pengerjaan drainase di jalan Sandang Pangan masih dalam penyelesaian. Saru unit eskavator masih berdiri setelah seharian mengeruk isi bandar. Di samping mobil pengeruk itu teronggok sampah isi bandar tersebut.

Hal ini menjadi perhatian Walikota Padang. Mahyeldi berharap pengerjaan ini segera rampung. Begitu juga Kepala Dinas Perdagangan Endrizal yang mendampinginya pagi itu.

Walikota kemudian beranjak menuju jalan Pasar Baru. Di sini juga tengah dikerjakan pedestrian. Pengerjaan trotoar yang luas dan nyaman sedang dilakukan.
 Rencananya, jalur pedestrian ini menyambung hingga ke jalan Permindo.

Mahyeldi menyusuri rencana jalur pedestrian itu hingga ke jalan Permindo. Tiba di jalan Permindo, Walikota dikagetkan dengan suara yang memanggilnya.

"Pak Mahyeldi!," teriak dua orang anak kecil dari atas mobilnya sambil melambaikan tangan.

Walikota kemudian membalas lambaian tangan kedua anak itu yang mencigap dari jendela pintu mobilnya. Mobil itu kemudian berhenti tepat di depan Walikota. Kedua anak nampak turun dan langsung menyalami tangan Walikota.

"Mau kemana?," tanya Mahyeldi kepada kedua anak itu.

"Mau pergi les, Pak," jawab anak itu lantang.

"Rajin-rajin belajar ya," pesan Mahyeldi.

Kedua anak itu serempak mengangguk. Mereka lantas naik mobil. Dari atas mobil, keduanya kembali melambaikan tangan. Walikota kembali membalasnya.

Mahyeldi terus melanjutkan jalan kakinya. Warga yang berpapasan selalu menyalami. Mahyeldi pun menyambut hangat salaman itu dan menyapa hangat.
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID