BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Redmi Note 5 Resmi Diluncurkan, Dilengkapi Dual Kamera AI Flagship


Hari ini, pemimpin teknologi global Xiaomi secara resmi meluncurkan Redmi Note 5, yang ditawarkan mulai dari harga Rp 2.499.000. Redmi Note 5 memberikan kualitas gambar dan kinerja kamera luar biasa yang belum pernah terlihat pada kategori harga ini. Peluncuran ini sekaligus mengukuhkan komitmen Xiaomi untuk menghadirkan teknologi smartphone terbaik dengan harga yang luar biasa.

Redmi Note 5 didukung oleh Qualcomm Snapdragon 636 dan memiliki kemampuan fotografi sekelas smartphone flagship. Dengan pengaturan kamera ganda yang menampilkan sensor besar berukuran 1.4μm-pixel, efek kamera AI serta lampu LED selfie untuk kamera depan, Redmi Note 5 menjadi photography powerhouse yang mampu mengambil berbagai foto luar biasa dimana saja dan kapan saja.

Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager mengatakan, “Seri Redmi Note kami telah diterima secara luas oleh pengguna Indonesia karena kinerja keseluruhan smartphone yang sangat baik. Melalui peluncuran Redmi Note 5 ini, kami melanjutkan tradisi itu dengan menghadirkan salah satu produk terbaik kami untuk pengguna yang mencari smartphone yang kuat dan memiliki dual kamera AI flagship yang unggul dengan harga yang tak terkalahkan.”

Gambar lebih jelas dan fokus yang lebih cepat dalam kondisi minim cahaya

Redmi Note 5 menggunakan pengaturan kamera ganda, sebuah kombinasi yang pada umumnya digunakan oleh smartphone flagship. Sensor utama 12-megapixel memiliki ukuran piksel 1.4μm yang besar, yang dapat menangkap lebih banyak cahaya dan memberikan hasil lebih baik dalam kondisi minim cahaya.

Dilengkapi oleh teknologi Dual Pixel yang umumnya digunakan dalam kamera profesional DSLR, kamera pada Redmi Note 5 juga mampu memberikan kecepatan auto-fokus yang luar biasa hingga pengguna tidak akan kehilangan momen apapun yang ingin ditangkap. Setiap piksel tunggal dari sensor 12 megapiksel berisi dua photodiode (perangkat semikonduktor yang dapat mengubah cahaya menjadi arus listrik) - menghasilkan total 24 juta photodiode, yang hampir 30 kali lebih banyak daripada jumlah photodiode dari sensor PDAF tradisional dengan resolusi yang sama. Hal ini memungkinkan sensor untuk mengukur perbedaan fase dengan lebih efektif, sehingga meningkatkan kecepatan auto-fokus secara signifikan.

Sumber: Harian Haluan.com
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID