BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

IDI Sumbar Adakan Pemeriksaan Gratis Dalam Rangka HBDI Ke-110


Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumbar merengkuh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) usai melayani pemeriksaan kesehatan terhadap 1.100 penyandang disabilitas, di Halaman Kantor Pemprov Sumbar, Kamis (3/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-110.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) IDI M. Adib Khumaidi kepada wartawan usai pembukaan kegiatan menjelaskan, pelayanan kesehatan merupakan hak seluruh warga negara, termasuk para penyandang disabilitas. Karena itu, pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi penyandang disabilitas dipilih sebagai salah satu agenda perayaan HBDI di Sumbar.

“Kami para dokter menyatakan komitmen dalam pelayanan yang baik kepada pasien, tanpa membeda-bedakan. Kegiatan ini digagas di seluruh Sumbar, dan dipusatkan di Kota Padang. Awalnya kami targetkan 1.100 pasien yang akan dilayani, tapi informasi sementara melebihi target,” kata Adib.

Kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan para penyandang disabilitas menjadi alasan MURI menahbiskan penghargaan kepada IDI Sumbar, Senior Manager Muri Yusuf Ngadri menyebutkan, pelayanan pemeriksaan kali ini tercatat sebagai yang terbanyak dari segi jumlah pasien, sehingga membuktikan perhatian besar terhadap penyandang disabilitas.

“Ini rekor baru. Penghargaan ini diberikan karena memang ini soal kepedulian. Perhitungan Muri, ini lebih dari target 1.100 pasien. Harapannya, tentu dengan ini instansi, lembaga, dan orang-perorangan ikut termotivasi meningkatkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas,” kata Yusuf.

Di sisi lain, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ikut menekankan, dalam hal pelayanan, tidak terdapat perbedaan dari segi fisik pasien. Artinya, normal mau pun penyandang disabilitas harus dipastikan mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan. Sehingga, langkah IDI Sumbar memberikan pelayanan kesehatan bagi ribuan penyandang disabilitas patut diapresiasi.

“Penyandang disabilitas butuh pelayanan kesehatan yang sama, bahkan lebih. Maka tidak boleh membedakan-bedakan. Pelayanan kesehatan itu hak semua warga negara," kata Irwan.

Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Merry Yuliesday mengatakan, instansi yang ia pimpin terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah terpencil. Meskipun, medan jalan yang ditempuh sangat sulit. Tetapi demi pelayanan hal itu tak menjadi persoalan. "Masyarakat di daerah terpencil butuh pelayanan kesehatan yang sama. Akses ke RS jauh, tapi tetap kami tempuh bagaimana pun situasi dan medannya,” kata Merry.

Dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan ini, IDI Sumbar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, sehingga cakupan pelayanan juga menyasar hingga ke wilayah-wilayah terpencil di seluruh Sumbar. Selain pelayanan kesehatan, Ketua IDI Wilayah Sumbar Pom Harry Satria juga menerangkan, dalam kegiatan ini penyelenggara juga menyalurkan bantuan obat-obatan kepada pasien yang membutuhkan dan ikut dalam pemeriksaan. (h/isq)

Sumber: Harian Haluan.com
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID