BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Keren, Agam Miliki Tim Gerak Cepat Kesehatan Antisipasi Bencana



Saat bencana, mereka langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan kesehatan kepada korban dengan membawa mobil ambulance dan tim medis di puskesmas terdekat dari bencana tersebut.

"Mereka ini merupakan garda terdepan dalam memberikan pertolongan kepada korban," katanya.

Ia menambahkan, Tim Gerak Cepat Kesehatan ini mulai dibentuk pada 2011 dan keanggotaannya diperbaharui pada awal 2018.

Setelah diperbaharui, mereka dilatih dalam menghadapi bencana alam di daerah itu.

Pembentukan Tim Gerak Cepat Kesehatan ini bertujuan untuk membantu korban saat terjadi bencana.

Ini menginginkan bahwa Kabupaten Agam dengan luas 2.232,30 kilometer bujur sangkar merupakan daerah rawan bencana karena memiliki laut, Gunung Marapi, dataran rendah dan lainnya.

"Dengan potensi yang dimiliki, bencana erupsi Gunung Marapi, longsor, tsunami, banjir dan lainnya berpotensi melanda daerah yang memiliki 91 nagari atau desa adat," katanya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Membangun Bersama Membela Bangsa (LSM MBMB) Agam, Lukman memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah membentuk tim tersebut dalam memberikan pertolongan kepada korban.

Dengan cara itu, korban tidak kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan saat bencana tersebut.Namun pihaknya berharap anggota tim diperbanyak, sehingga tujuan dari tim ini tercapai.

"Setidaknya anggota tim ini ada di setiap jorong," katanya.
Ia mengatakan, ke 30 orang ini telah dilatih bagaimana cara untuk memberikan pertolongan saat bencana alam melanda daerah itu seperti, longsor, erupsi Gunung Marapi, gempa bumi, tsunami dan lainnya.
 
"Tim berjumlah 30 anggota yang berasal dari 23 puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat. Masing-masing puskesmas memiliki satu orang anggota dan Dinas Kesehatan sebanyak tujuh orang anggota," katanya.

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memiliki Tim Gerak Cepat Kesehatan untuk memberikan pertolongan kepada korban bencana alam saat melanda daerah itu, kata Kepala Dinas Kesehatan Agam, Indra didampingi Kasi Survaile Imunisasi dan Bencana, Wanefri di Lubukbasung, Minggu.

(Sumber:Antara Sumbar)
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID