BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Konsep Emzalmi Sudah Dijalankan Mahyeldi


Emzalmi menyampaikan konsep pembangunan ke depan apabila terpilih sebagai walikota Padang periode mendatang.  Konsepnya itu disampaikan pada Debat Publik yang diselenggarakan KPU Padang di Mercure Hotel,  Senin (7/5).

Sayangnya,  dari sekian banyak konsep pembangunan yang disampaikan Emzalmi dan Desri,  hampir semuanya telah dilakukan Mahyeldi. Konsep itu pun bahkan sudah ada yang rampung dikerjakan.

Pada Debat Publik malam itu, Emzalmi menyebut, cukup banyak persoalan mendasar di Kota Padang. Seperti letak geografis Padang yang berada di zona rawan bencana. Sehingga gempa dan tsunami menjadi momok masyarakat.

"Enampuluh persen warga Padang berada di zona merah," ujarnya.

Emzalmi mengatakan, dirinya dan pasangannya Desri Ayunda akan membangun jalur evakuasi tsunami.  Dengan adanya jalur evakuasi akan menyeimbangkan pembangunan di arah barat dan timur.

"Serta akan terbangunnya jalur koridor, " ucapnya.

Jalur koridor ini menurut Emzalmi akan mengurai kemacetan.  Emzalmi juga menyebut akan menuntaskan masalah banjir.  Serta, terus menjaga kelestarian budaya Minang dan iman takwa.

"Pasar kini mati suri karena tak ada teminal,  ini akan kita pikirkan," sebut Emzalmi.

Apa yang disampaikan Emzalmi sebenarnya sudah hampir tuntas dilakukan Mahyeldi. Jika dilihat selama ini,  jalur evakuasi bencana telah lama hadir di Padang. Pembangunan di daerah pinggiran pun sudah disentuh dengan baik. Kini jalan kampung sudah diaspal beton. Begitu juga pembangunan jembatan dan irigasi.

Terkait banjir,  sejak dua tahun belakangan tidak lagi terjadi banjir di Padang.  Drainase telah diperbaiki dan diperlebar. Terutama di daerah yang dulunya rawan banjir.

Soal pelestarian budaya dan iman takwa,  jangan ditanya lagi.  Mahyeldi yang juga seorang Buya sudah jauh-jauh hari memberi pemahaman dan penanaman nilai agama kepada generasi muda lewat program shalat subuh berjamaah (pejuang subuh), serta menggulirkan program "1821".

Pasar Raya pun kini sudah ditata dengan baik. Mahyeldi mampu merevitalisasi Pasar Raya dengan serius.  Hasilnya, blok yang ada di pasar tersebut bangunannya sudah seperti mall dan nyaman untuk ditempati pedagang serta dikunjungi pembeli.

Terminal juga begitu.  Mahyeldi telah menyulap lokasi samping Balaikota lama menjadi terminal angkot. Sedangkan untuk Terminal Type A dibangun di Anak Aie,  Koto Tangah. Terminal ini kini sedang dalam pengerjaan dan tuntas tahun depan.(f))
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID