BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Hermanto : Perda Syariah Menguatkan Pancasila

Padang (19/11) Anggota MPR RI Hermanto melakukan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan di Aula Kampus STKIP Adzkia, Kuranji, Padang. Pada acara tersebut, Hermanto menyebutkan generasi saat ini perlu menjaga dan mempertahankan kesinambungan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dilakukan dengan cara menjabarkan dalam berbagai bentuk kebijakan dan peraturan sehingga objektifikasinya, dan bisa diterima oleh semua pihak untuk kehidupan yang lebih baik dan berkualitas.

"Perda syari'ah adalah peraturan yang menjabarkan sila pertama Pancasila: Ketuhanan Yang Maha Esa.  Perda syari'ah menguatkan dan mengokohkan eksistensi nilai-nilai Pancasila", papar Hermanto dihadapan peserta yang hadir.

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, lanjutnya, merupakan kalimatun sawa (kalimat yang disepakati oleh semua pihak) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam NKRI dari aspek religiusitas. Menurutnya, sila ini perlu dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari agar upaya pelemahan paham kebangsaan dapat dieliminasi.

"Berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa bangsa Indonesia tetap terjaga persatuannya ditengah keberagaman dan kemajemukan",  tandasnya.

Lebih jauh Hermanto menyebutkan, para founding father (pendiri bangsa) telah merumuskan Pancasila melalui suatu perdebatan dan dialog yang mendalam. Dari mulai adanya Tim Delapan, sampai diubah jadi Tim sembilan agar mengakomodir Kalangan Islamis, dengan pendekatan komprehensif dan holistik.

"Mereka menyerap sari pati nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat serta menyaring paham-paham internasionalisme sehingga melahirkan ideologi Pancasila, pemersatu bangsa, yang kita kenal sekarang ini", ucapnya.

Menurutnya ditengah persaingan global saat ini, sangat urgen bagi pemimpin bangsa untuk menguatkan paham kebangsaan guna mencegah munculnya potensi pecah belah dan renggangnya relasi hubungan kebangsaan.

"Untuk mengefektifkan hal itu, diperlukan teladan Pemimpin Bangsa dengan menghindari pernyataan yang tidak perlu",  tutup legislator dari Dapil Sumbar I ini.

(jk/apuk)
« PREV
NEXT »

Facebook Comments APPID